[
|
Kurikulum dari Motor
|
Belajar???
Bisa dari Satandar Speda Motor
Body Motor itu sangatlah besar,
jika
dibandingkan dengan standar yang bisa menghindari jatuhnya motor,
ketika ia sedang berhenti dan ditinggalkan pemiliknya. Bukan realita itu saja,
karena rodanya pun bisa kuat ditindih body motor dan pemiliknya, disamping itu
motornya terus berjalan, berputar dan mengantarkan Tuan Pemakainya. Subhanallah, Allahuakbar! Misi hidup ini akan terus berjalan
tanpa putus asa jika kita bisa belajar dari benda mati tapi bisa menghidupkan
itu. Anugrah hidayah Allah dari benda yang diciptakannya untuk manusia yang
dimuliakanNya.
Oleh : Hamzan Muhammad, ZRQ*
Edisi sebelumnya di Rubrik Mission Statement
membahas sugesti kekuatan misi yang berlandaskan syahadat disertai berbagai
contoh kongkrit hasil visionerisme pemikiran Ary Ginanjar Agustian. Misi
Limardatillah sebagai sebuah aplikasi dari sebuah kesaksian “Tiada Tuhan Selain
Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”.
Disudut sejajar terkait fenomena
penetapan misi (tujuan hidup.red) yang cendrung terjadi diusia remaja dan
beranak pinak sampai dewasa dicontohkan di edisi itu. Diantaranya ketika kita
ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang yang lebih tinggi, Di sana dibahas
seringkali kita melupakan Tuhan yang menghidupkan kita. Penetapan Misi yang
cendrung dilakukan terangkum sebagai berikut :
1. Belajar serajin-rajinnya untuk menggapai target nilai
yang dipersyaratkan Sekolah Impian
2. Males belajar ah…,
nantikan punya temen untuk Nyontek...?
Karena keterbatasan halaman, sampai disanalah pembahasan redaksi, nah!!!
kita lanjutkan sekarang yah! Sebelum kita kaji pelajaran dari speda motornya,
nih dia guys..!
3. Bokapku
kan kaya, nanti kan bisa nyogok.
Prinsip seperti itu tidak jarang
menghinggapi remaja generasi kita, bukan remaja saja, prinsip itu acapkali juga
didukung oleh orang tua demi sebuah gengsi bisa bersekolah disana, akibatnya?
Malas belajar, selalu berprinsip bisa karena uank. Penetapan misi seperti ini, hanya akan membuat kita malas
belajar. Dampaknya, pesaing anda & teman-teman anda yang lulus tes adalah
temen-teman yang jenius dan memiliki kemampuan super dan jika anda bergaul sama
mereka maka andalah yang terbodoh.
Enggak malu apa…? Kan bokapmu yang kaya, bukan kamu…! Iya Thooo…!.
Akibat dari penetapan misi seperti ini hanya akan merugikan diri sendiri dan
sudah jelas penetapan misi seperti ini merugikanmu dan tentunya tidak bakal
diridhoi Tuhan. Belajarlah untuk menetapkan misi yang lebih baik. OK….! Satu
lagi. Jika pembaca jadi Orang tua jangan biarkan anak-anak kita mengandalkan
kekayaan yang kita miliki. Ajarkan mereka menetapkan misi yang diridhoi Oleh
Allah. S.W.T. yang bisa mendatangkan ketenangan batin, karena Suara hati yang
terdalam yang dikatakan baik oleh hati anda adalah kehendak Allah. S.W.T dan
tentunya sebaliknya. Jika hati kecil kita mengatakan itu buruk, maka Ya….!
Jelas dong ah…! itu larangan pencipta kita yang maha segala-galanya,
Allah.S.W.T
4. Bisa dounk!!!, aku kan punya keluarga
disana.
Apalagi misi kita yang seperti ini, misi yang merebut
hak siswa lain, misi yang mengedepankan ego dan tidak memikirkan sesama, apa
jadinya bangsa ini jika di duduki oleh generasi seperti ini. Di sisi berbeda,
cemoohan dan gunjingan pun tidak mustahil bisa terjadi dari teman sejawat
lainnya, akibatnya bisa mendatangkan rasa minder bagi anak, jika tidak maka
yakinlah kpribadian generasi penganut misi ini tidak akan tentram, karena sudah
menjalani proses pengenyaman pendidikan yang salah kaprah, cara masuknya saja
udah salah, maka Ilmunya pun jangan harap barokah. Yah! Tinggal bagaimana
Vioner bisa menanamkan rasa malu untuk berprinsip demikian. Karena orang tua
kita hanya memikirkan apa yang terbaik buat kita saja
5. Saya
harus lulus murni!!!, Bisa karena usahaku, aku harus rajin belajar dan berdo’a.
Tekad yang harus ada dan semestinya tertanam dibenak kita semua. Sebuah penetapan misi yang berprinsip. Lulus murni, Bisa…!
Karena usaha sendiri, meraihnya dengan cara “Rajin Belajar & Berdo’a”.
penetapan misi yang jauh dari Resiko apapun, biasanya orang yang menetapkan
misi seperti ini gagal ataupun berhasil, tidak akan menimbulkan kekecewaan,
karena biasanya remaja seperti ini adalah remaja yang visioner, remaja yang
memandang jauh kedepan, remaja yang selalu memikirkan resiko dari tindakan yang
akan di kerjakan. Semoga pembaca merupakan Remaja yang memiliki penetapan misi
yang selalu berlandaskan kepada kodrat manusia sebagai mahluk Tuhan yang sudah
dimuliakan semenjak lahirnya, sehingga factor-factor yang bisa merusak kesucian
itu bisa dihindarkan dari diri kita, marilah memulai, kalau tidak sekarang kapan
lagi?
Ada Apa Di Balik Standar
Speda Motor
Merajut
tema belajar bisa dari
standar speda motor,
mungkin saja ada yang bertanya “ada apa di balik standar speda motor” bukan oli
bukan pula debu apalagi kotoran yang biasa nempel karena ilhlasnya benda mati
membantu tuan pemakainya, semua itu ada jika terlirik mata telanjang. Disinilah
letak maknanya jika kita bisa belajar dari sebuah benda yang terlihat spele,
benda yang tulus bekerja tanpa embel-embel imbalan, tanpa ingin di hormati
singkatnya jika kita mampu berfikir jernih, begitu banyak pelajaran yang bisa
di dapatkan dari benda-benda yang menyertai kehidupan kita, Alhamdulillah.
Alllahuakbar!
Yapz!! Pelajaran yang bisa di
dapatkan dari keberadaan standar speda motor itu banyak sekali, di antaranya
· Orang kecil tidak selamanya
lemah, jika dia di butuhkan, di perhatikan dan mau bermanfaat maka mereka pasti
bisa bermanfaat.
· Dalam menghadapi problema
hidup, problema remaja dan sebagainya, kita bisa maknakan bahwa standar speda
motor mampu menyangga berdirinya motor, begitupun manusia yang mulia di sisi
Allah SWT, pasti juga mampu membantu diri dan orang lain dengan azas peduli
sesama untuk saling menopang hidup dan kehidupan. Yah! Hanya Allah yang maha
tahu, maha kuasa, hanya kepadanya kita berserah.Wallahualambissawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar